Jumat, 23 November 2012

Menggambar wajah

Batita Anda mungkin menempelkan hidung Mr. Potato Head di tempat seharusnya dia meletakkan telinga. Sekarang, setelah masuk prasekolah dia sudah mulai tahu di mana seharusnya meletakkan bagian-bagian wajah itu berkat persepsi ruang dan bentuknya yang sudah berkembang, begitu menurut Richard Ruiter, dosen senior di Gessel Institute of Human Development. Hal itu, serta koordinasi mata dan tangan yang membaik, membuat mata, telinga, hidung dan bibir yang digambarnya sudah terlihat mirip.

Untuk mengasah pemahaman anak, Anda mungkin bisa meminta dia menggambar potret Anda. Dia pasti akan senang memusatkan perhatian pada wajah yang tak asing lagi baginya.

Bersenang-senang dengan huruf

Setelah 20 menit mendengar buah hati Anda terus-terusan menyanyi "ABC"...Anda mulai berpikir untuk tidak lagi menyanyikan lagu itu bersamanya. Mencari cara lain untuk bermain dan bersenang-senang dengan abjad? ini dia:
  • VARIASIKAN NADA LAGU. Usir rasa bosan dengan menyanyikan lagu secara perlahan atau cepat, meneriakkannya keras-keras atau berbisik, atau sambil meloncat-loncat di atas satu kaki saat menyebutkan tiap huruf.
  • GERAKKAN BADAN. Minta buah hati Anda untuk membentuk huruf-huruf itu dengan tubuhnya. (Anda bisa memulai dengan huruf yang terdiri dari garis lurus seperti "X" dan "T"). Cara ini tepat untuk dilakukan oleh dua orang anak atau dengan partisipasi Anda.
  • TETAPKAN HARI SERBA "A". Makan apel, meniru suara ayam, membaca buku tentang angsa, dan tunjukkan hubungan antara huruf "A" dan bunyinya. Anda bisa mengeksplorasi huruf yang berbeda setiap hari.
  • ADU LARI. Gunakan sidewalk chalk untuk menulis huruf nama anak Anda di pelataran depan rumah. Lalu, tantang dia untuk adu cepat berlari menuju huruf yang Anda sebutkan. Tingkatkan tantangan dengan menambahkan huruf-huruf nama lengkapnya.
  • BUAT BUKU ABJAD SENDIRI. Buat atau carilah gambar benda-benda sederhana yang dimulai dengan huruf berbeda: Ayam untuk "A", burung untuk "B", cicak untuk "C". Susun gambar-gambar itu di sebuah album foto kecil - dia akan sangat menyukai buku abjad yang unik ini.
  • BERMAIN DENGAN MAKANAN. Chicken nugget, wortel rebus, atau potongan jeruk dapat membentuk sebagian besar abjad. Selain itu, siapa tahu, bila namanya tertera di atas makanan, dia akan semakin bersemangat untuk menghabiskan makanannya!   
 

Kamis, 22 November 2012

Kreatif menggambar dan mewarnai

Ketika menggambar rumah, ternyata Andien (4) memilih pintu berbentuk bulat. Ia juga 'mengecat' dinding rumah dengan warna ungu, dan membuat jendelanya berbentuk segitiga. Hmm... kreasi rumah masa depan?

Tentu bangga rasanya ketika si kecil sudah bisa mewarnai kotak, lingkaran dan segitiga dengan rapi. Pinggirnya rata dan tidak melewati garis. Mewarnai memang salah satu cara merangsang kreativitas anak. Selama ini hanya mengajarinya mewarnai kotak, lingkaran dan segitiga? cobalah lebih memberinya ruang untuk mengembangkan ide-ide dalam berkreasi.
Sediakan kertas HVS putih biasa yang bisa dia gunting menjadi bentuk apapun dan biarkan dia mewarnainya sesuka hati. Mintalah agar dia menempelkan guntingan-guntingan kertas itu di buku gambar menjadi bentuk yang dia inginkan. Mungkin dia ingin membuat sebuah mobil 'futuristik' dua tingkat? atau membangun rumah yang berjendela bulat, berpintu segitiga, dan beratap kerucut?

Amati pula betapa indahnya komposisi warna rumah yang dibuatnya. Pintunya cokelat, jendelanya biru, temboknya merah dan atapnya hitam. Lalu warna pagar di sekeliling rumah? hijau muda terang! Anda mungkin akan dibuat lebih 'kagum' lagi melihat dia mewarnai langit dengan warna ungu!
Apapun hasilnya, biarkan dia berimajinasi dengan bebas. Siapa tahu anda telah menggugah calon arsitek hebat di masa depan yang penuh inovasi dan pintar berkreasi.

Sudah bisa baca tulis ?

Biasanya, anak usia prasekolah belum bisa memahami bahasa dan matematika dengan baik sampai dia berusia sekitar 5 tahun. Itu menurut Ann Epstein, Ph.D., direktur divisi early-childhood di High/Scope Educational Research Foundation, di Ypsilanti, Michigan. Jika Anda memaksa, menurutnya, "bisa-bisa anak anda malah frustasi."

3 TAHUN

Yang bisa dia lakukan :
-Mengenali huruf-huruf dari namanya sendiri.
-Memilih benda-benda berdasarkan warna.
-Memahami hasil, misalnya merah campur kuning menghasilkan warna jingga.

Yang belum bisa dia lakukan :
-Menulis huruf dengan tepat.
-Mengingat kegiatan dengan detail.
-Mengenali angka dan mengerti cara kerjanya.

Cara mengasah kemampuannya :
-Kenalkan huruf-huruf yang ada pada rambu lalu-lintas atau nomor-nomor rumah. 
-Minta dia untuk memasangkan kaos kaki berdasarkan warna dan ukuran, untuk meningkatkan kemampuannya memilah dan mencocokkan.

4 TAHUN

 Yang bisa dia lakukan :
-Memilah balok berdasarkan ukuran dan warna.
-Mengikuti arahan gerak dalam dua langkah.
-Menghitung sekurangnya tiga potong biskuit.
-Melukis gambar sederhana, seperti bentuk-bentuk yang lurus, dengan sedikit detail.

Yang belum bisa dia lakukan :
-Mengingat peristiwa secara detail.
-Melukis gambar-gambar yang rumit.

Cara mengasah kemampuannya :
-Minta dia mengulang tiga langkah 'tarian' untuk membantunya belajar arah dan keteraturan.
-Ajak ia membaca bersama lalu contohkan padanya bunyi dari bentuk kata. 

5 TAHUN

 Yang bisa dia lakukan :
-Membuat gambar secara detail, seperti pohon dengan tiga dahan dan seekor burung
-Menulis sebuah kalimat atau cerita dengan huruf-huruf yang sebagian besar baru dikenalinya. 

Yang belum bisa dia lakukan :
-Menyelesaikan soal aritmatika.
-Mengeja kata-kata tertentu.
-Mengingat detail dari cerita panjang.

Cara mengasah kemampuannya :
-Diktekan sebuah cerita untuknya, lalu lihat apakah dia menulisnya dengan benar.
-Minta dia membantu menata meja untuk makan malam.

Rabu, 21 November 2012

Balita (3-5 Tahun)

Di usia ini, anak mencapai tahapan perkembangan kemampuan untuk motorik dan kognitif yang pesat. Ia kian lancar bicara. Kesadaran sosial maupun emosionalnya pun meningkat cepat. Ia semakin kreatif, dan banyak hal mulai dipelajarinya di prasekolah. Bisa jadi ia akan semakin kritis, dan senang bertanya tentang apa saja. Jika Anda memberikan berbagai stimulasi dengan sabar, perkembangannya bisa optimal.

Selain memberikan yang terbaik untuk kebutuhan fisiknya, mulai dari lingkungan bermain yang sarat stimulasi, pilihan prasekolah yang menunjang dan asupan nutrisi yang tepat dan bergizi, anda tentu juga mengasah kecerdasan emosinya. Anda bisa mengajarinya berbagi, dan melatihnya untuk tidak selalu minta dilayani. Ia bisa lho, membereskan tempat tidur sendiri, atau membantu Anda memasak di dapur. ini juga periode yang tepat untuk memandunya belajar mengurangi ego, dan berempati terhadap orang lain.